Ahmad Farid Yahya

Ahmad Farid Yahya

Penulis asal Lamongan. Tulisannya dimuat di berbagai media: Majalah Gelanggang, Radar Bojonegoro, sastra-indonesia.com, Jawa Pos, lensasastra.id, sastra.co.id, nyangkem.id, serta cedak.id.
Komunitas Sastra

Apakah Sastra di Lamongan Sudah Habis?

Pasca KOSTELA (Komunitas Seni dan Teater Lamongan) meraih penghargaan Sutasoma untuk kedua kalinya sebagai komunitas sastra terbaik se-Jawa Timur tahun 2022, sastra di Lamongan sempat mandek. Kepindahan S Jai ke…

Dangdut Ambyar

Tenggelam Dalam Lautan Dangdut Ambyar

Dangdut merupakan sebuah genre musik yang mudah menyeruak masuk ke dalam hajat hidup orang-orang kelas bawah. Alunan musiknya yang mendayu dan bercengkok sering kali membangkitkan semangat untuk berlenggak-lenggok. Para pencinta…

waktu pintu batu

Perjalanan Masa Lampau ke Masa Kini

Waktu Pintu Batu, sebuah buku puisi yang mengaburkan batas yang nyata dan yang tak nyata. Sejarah dan dongeng yang mengendap kemudian menjadi puisi, dan napas hidup orang-orang desa yang tenang.…

Musuh Bebuyutan

Metafiksi, Humor, Tanpa Sensor

Gunawan Tri Atmodjo merupakan  pengarang yang terkenal dengan karya-karyanya yang liar. Salah satu bukunya memiliki judul yang cukup menarik perhatian: “Pelisaurus”. Bayangan macam apakah yang timbul di benak kita ketika…

Wasilah Sejoli

Karena Mencintai-Nya Adalah Mencintainya

Pada buku terbarunya yang berjudul “Wasilah Sejoli”, Abdul Wachid B.S. menyajikan “cinta” dalam puisi-puisinya. Cinta yang seperti apakah? Buku ini terdiri dari 50 puisi yang dibagi menjadi 4 bagian. Banyak…

Jagat Rajawali

Déjà Vu dan Arus Kesadaran dalam Jagat Rajawali

Ketika membaca karya sastra, sering kali kita tergoda untuk mendatangi latar tempat karya yang kita baca itu. Semacam napak tilas. Merasakan suasana dan segala macam peristiwa yang dirasakan oleh tokoh-tokoh…